Perkuat Tata Kelola dan Kurikulum Berkarakter, LPMPP Universitas Borneo Tarakan Laksanakan Kunjungan Kerja dan Studi Strategis ke Fakultas Filsafat UGM serta AKD MKWK SI

Yogyakarta, 23 Oktober 2026 – Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Borneo Tarakan (UBT) melaksanakan kunjungan kerja ke Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 22–23 Oktober 2026, bertempat di Ruang Ketuhanan 502, Lantai 5 Fakultas Filsafat UGM. Rombongan UBT dipimpin oleh Kepala LPMPP, Dr. Aditia Syaprillah, S.H., M.H., didampingi Kepala Pusat MKWU, Yogho Prastyo, S.Pd., M.Sc., beserta dosen koordinator MKWK UBT. Kegiatan ini bertujuan memperkuat tata kelola Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK), meningkatkan kompetensi dosen pengampu, serta menjajaki kemitraan strategis dengan Asosiasi Kelembagaan dan Dosen Mata Kuliah Wajib Kurikulum Seluruh Indonesia (AKD MKWK SI).
Dalam pertemuan tersebut, Dr. Septiana Dwiputri Maharani, S.S., M.Hum., selaku Ketua Pelaksana Pengelolaan MKWK Fakultas Filsafat UGM, memaparkan praktik pengelolaan MKWK di UGM, mulai dari struktur kelembagaan, pembagian kewenangan Fakultas Filsafat dan Fakultas Ilmu Budaya, perencanaan dan penjadwalan perkuliahan, penugasan dosen, hingga penyelarasan perangkat pembelajaran. Diskusi juga menyoroti penerapan Project-Based Learning (PjBL), termasuk perancangan proyek, pendampingan mahasiswa, serta asesmen berbasis rubrik. Dr. Septiana menegaskan, “Strategi penerapan Project-Based Learning (PjBL) pada Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) berfokus pada transformasi mahasiswa dari sekadar penghafal teori menjadi problem solver yang peka terhadap isu sosial di sekitarnya.”
Sementara itu, Dr. Arqom Kuswanjono, S.S., M.Hum., selaku Ketua AKD MKWK SI, menyampaikan pentingnya penguatan kelembagaan, profesionalisme dosen, dan pengembangan pembelajaran MKWK yang berorientasi pada pembentukan karakter mahasiswa. “Esensi MKWK dalam pembelajaran di kampus adalah sebagai fondasi pembentukan karakter, kepribadian, dan integritas mahasiswa agar menjadi sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berakhlak mulia, serta memiliki wawasan kebangsaan yang kuat di tengah perubahan zaman,” ungkapnya. Pertemuan ini sekaligus membahas peluang kemitraan UBT dengan AKD MKWK SI melalui pendampingan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), pelatihan dosen, dan inovasi pembelajaran MKWK.
Melalui kunjungan kerja ini, LPMPP UBT diharapkan dapat mengadaptasi praktik baik pengelolaan MKWK UGM untuk memperkuat sistem penjadwalan, penugasan dosen, standardisasi RPS, dan pembelajaran berbasis proyek yang relevan dengan karakteristik masyarakat pesisir dan perbatasan Kalimantan Utara. Penjajakan kemitraan dengan AKD MKWK SI juga menjadi langkah strategis dalam membangun jejaring akademik nasional, meningkatkan kompetensi dosen, serta mewujudkan pembelajaran MKWK yang inovatif, kontekstual, berkarakter, dan berdampak nyata bagi mahasiswa maupun masyarakat.
