Webinar Penulisan Modul Ajar dan Buku Referensi Mata Kuliah Wajib Universitas Berbasis Artificial intelegence (AI)

Tingkatkan Mutu Bahan Ajar di Era Digital, 115 Dosen UBT Antusias Ikuti Webinar Penulisan Buku Berbasis AI Bersama Deepublish

TARAKAN, 28 Juli 2026 – Dalam upaya mendorong inovasi pendidikan dan meningkatkan kualitas bahan ajar di lingkungan kampus, Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Borneo Tarakan (UBT) sukses menyelenggarakan “Webinar Penulisan Modul Ajar dan Buku Referensi Mata Kuliah Wajib Universitas Berbasis Artificial Intelligence (AI)” pada hari Selasa (28/7). Berkolaborasi dengan Penerbit Deepublish, acara ini menyoroti komitmen kuat UBT dalam mengadopsi teknologi AI guna mengakselerasi produktivitas akademik.

Webinar yang diselenggarakan secara virtual ini mendapat sambutan luar biasa. Tercatat sebanyak 115 dosen UBT hadir berpartisipasi aktif. Suasana interaktif dan seru mewarnai jalannya acara dari awal hingga akhir, dibuktikan dengan tingginya antusiasme peserta yang melontarkan berbagai pertanyaan kritis, khususnya terkait batasan dan pemanfaatan AI dalam dunia penulisan akademik.

Acara ini dibuka oleh Kepala Pusat Pengelolaan dan Pengembangan MKWU, yang hadir mewakili Kepala LPMPP UBT, Dr. Aditia Syaprillah, S.H., M.H. Dalam sambutannya, ditekankan pentingnya peran buku sebagai muara dari aktivitas tridharma perguruan tinggi.

“Penelitian yang dilakukan oleh dosen tidak boleh hanya berhenti di rak perpustakaan atau jurnal ilmiah semata. Karya tulis berupa buku adalah jembatan emas yang menghubungkan temuan akademis dengan masyarakat. Melalui buku yang berkualitas, hasil riset dosen dapat diintegrasikan langsung ke dalam pembelajaran mahasiswa di kelas, sekaligus diaplikasikan pemanfaatannya oleh khalayak umum,” tegas Kepala Pusat Pengelolaan dan Pengembangan MKWU UBT.

Sesi pemaparan materi menghadirkan dua narasumber ahli. Dr. Miguna Astuti, S.Si., M.M., MOS., CPM., selaku Dosen Ambassador Penerbit Deepublish, membedah secara komprehensif perbedaan mendasar antara modul ajar, buku ajar, dan buku referensi, serta memetakan posisi ketiganya dalam pemenuhan angka kredit (KUM) dosen. Lebih lanjut, Dr. Miguna memberikan insight mendalam mengenai cara memanfaatkan AI sebagai asisten penulis yang efisien, dengan tetap memegang teguh kaidah, integritas, dan etika penulisan akademik.

Sementara itu, Aruming Sekar Sukrani Candra Dewi, S.E., selaku Konsultan Kemitraan Deepublish, menyoroti sinergi yang telah terjalin erat antara UBT dan Deepublish. Meski tidak ada program baru yang diluncurkan secara spesifik pasca-acara, kerja sama yang telah berjalan selama satu tahun terakhir ini terbukti sangat produktif. Kolaborasi strategis ini telah berhasil memfasilitasi penerbitan puluhan judul buku karya dosen-dosen UBT yang telah beredar di tingkat nasional.

Sebagai tindak lanjut (outcome) dari kegiatan ini, UBT menargetkan terjadinya peningkatan tren produktivitas dosen dalam menulis. Dengan pemahaman AI yang beretika serta dukungan dari mitra penerbit berskala nasional seperti Deepublish, dosen UBT diharapkan semakin masif melahirkan karya tulis dan modul ajar yang bermutu, inovatif, serta berdaya guna tinggi baik bagi mahasiswa maupun masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *